Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

8 Kampus Swasta Termahal di Indonesia

Diposting oleh kilik Kuping on Sabtu, 30 Juli 2011

Biaya kuliah menjadi pertimbangan utama bagi orangtua ketika memasukkan anak mereka ke perguruan tinggi. Tentu saja biaya kuliah harus sesuai dengan kantong orangtua.

Sebuah blog menuliskan, delapan perguruan tinggi swasta dengan biaya perkuliahan paling mahal. Kategori mahal terbagi menjadi tiga, yakni sangat mahal dengan kisaran minimal Rp100 juta atau lebih, cukup mahal (Rp80 juta-Rp100 juta), dan relatif mahal dengan rentang biaya terlalu jauh, yakni Rp50 juta-Rp100 juta.

Pemilihan kedelapan kampus swasta ini berdasarkan beberapa kriteria penilaian, yaitu asumsi total biaya selama 8-10 semester; merupakan program reguler, bukan kelas internasional; bukan biaya kuliah untuk program studi kedokteran, kedokteran gigi, maupun medis; hanya murni biaya pendidikan, belum termasuk sumbangan sukarela; serta total biaya terbagi menjadi dua, yaitu minimal dan maksimal. Disebut termahal karena diurutkan dari total biaya minimal ke maksimal.

Kategori sangat mahal

1. President University
Kampus yang berada di daerah Cikarang, Jawa Barat, ini merupakan kampus internasional kedua di Indonesia. Berdiri pada 2001, kampus ini mematok biaya perkuliahan sebesar Rp25 juta per semester. Jika dihitung, untuk mencapai gelar S-1, dibutuhkan biaya Rp250 juta.

2. Swiss German University (SGU)
Berdiri pada 2000 lalu, SGU merupakan kampus bernuansa internasional pertama di Indonesia. Dengan suasana kompleks yang nyaman dan asri, kampus yang berlokasi di Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang, Banten, ini menetapkan biaya kuliah mulai dari Rp24 juta-Rp28 juta per semester. Jadi, untuk memperoleh gelar S-1, orangtua harus mengeluarkan dana sebesar Rp223 juta-Rp247 juta.

Kehadiran tenaga pengajar asing, mungkin menjadi salah satu alasan kampus ini mematok harga yang cukup mahal.

3. Universitas Pelita Harapan (UPH)
Kampus yang berdiri sejak 1996 ini memiliki biaya rata-rata kuliah sebesar Rp9 juta-Rp15 juta tiap semester. Sementara, biaya yang harus dikeluarkan hingga meraih titel sarjana adalah sebesar Rp130 juta-Rp200 juta.

Kampus yang menjadi tempat kuliah beberapa selebriti seperti si kembar Marcel dan Mischa Chandrawinata, serta Marshanda ini memberikan fasilitas sesuai dengan biaya perkuliahan. Mulai dari pusat olahraga seperti kolam renang, lintasan atletik, hingga pusat perbelanjaan ada di kampus yang berlokasi di Lippo Karawaci ini.

Kategori cukup mahal

4. Universitas Ciputra (UC)
Meski terbilang baru berdiri, yakni pada 2006 lalu, universitas yang didirikan oleh Ir. Ciputra ini mematok harga yang cukup mahal untuk biaya perkuliahan terutama untuk kota seukuran Surabaya. Rata-rata biaya kuliah Rp9 juta-Rp16 juta. Sehingga untuk perkuliahan selama 8-10 semester, dibutuhkan Rp83 juta-Rp160 juta.

5. Universitas Trisakti (Usakti)
Sejak berdiri 46 tahun lalu hingga 1998, Usakti menjadi kampus swasta favorit bagi calon mahasiswa baru. Namun, setelah 1998 dengan bermunculan kampus baru yang cukup banyak, peminat Usakti menjadi menurun.

Kampus tempat Nycta Gina alias Jeng Kelin berkuliah ini memiliki biaya kuliah rata-rata Rp9 juta-Rp12 juta tiap semester. Sehingga untuk meraih S-1, harus mengeluarkan biaya sebesar Rp90 juta-Rp120 juta.

Kategori relatif mahal


6. Universitas Tarumanegara (Untar)

Kampus yang merupakan tetangga Usakti di Grogol, Jakarta Barat juga mematok biaya kuliah yang cukup mahal. Pasalnya, untuk biaya perkuliahan tiap semester, harus merogoh kocek sebesar Rp7 juta-Rp10 juta. Maka, untuk meraih gelar sarjana di kampus yang juga dimiliki oleh Ciputra, diperlukan biaya sebesar Rp65 juta-Rp120 juta.

7. Universitas Bina Nusantara (Binus)
Kampus yang terkenal dengan jurusan Teknologi Informasi ini mematok biaya kuliah sebesar Rp6 juta-Rp9 juta tiap semester. Biaya yang harus dikeluarkan selama 8-10 semester yakni Rp61 juta-Rp107 juta.

8. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ)
Kampus yang berlokasi di Semanggi, Jakarta Selatan ini memiliki biaya kuliah yang relatif mahal. Sebab, teradapat program studi dengan biaya kuliah cukup murah, namun ada pula beberapa program studi dengan biaya yang cukup mahal.

Kampus yang menjadi favorit dalam jurusan psikologi ini memiliki rata-rata biaya kuliah Rp3 juta-Rp10 juta per semester. Sehingga, untuk meraih gelar sarjana pada kampus dengan jaket almamater berwarna oranye ini dibutuhkan Rp25 juta-Rp110 juta.



source : http://jiwaku931.blogspot.com/2011/07/8-kampus-swasta-termahal-di-indonesia.html
Read More

Suporter Malaysia dan Singapura Saling Serang Di Dunia Maya

Diposting oleh kilik Kuping

Perselisihan antara suporter kedua negara terjadi di dunia maya dan juga di media cetak kedua negara.
Pertandingan Pra Piala Dunia 2014 zona Asia antara Malaysia dan Singapura ternyata membuahkan banyak cerita. Suporter dari kedua tim tidak kalah sengitnya dibandingkan para pemain yang berlaga di lapangan. Mereka melontarkan komentar-komentar bahkan hingga laga telah usai. Di media cetak maupun dunia maya mereka banyak mengeluarkan pernyataan yang bisa dibilang saling menghujat.



Para suporter Malaysia mengeluarkan pernyataan jika kemenangan negeri singa itu hanyalah hasil dari pemain-pemain naturalisasinya yang mencetak keenam gol saat bertemu Malaysia di dua leg pertandingan itu. Pada pertandingan itu memang Singapura berhasil menekuk Malaysia dengan skor agregat 6-4. Dan 6 gol Singapura dicetak seluruhnya oleh Aleksandar Duric, Mustafic Fahrudin, Shi Jiayi dan Qiu Li yang merupakan pemain naturalisasi Singapura.

“Lahir di Cina, 100 persen warga Singapura,” demikian tulis tabloid New Paper yang menampilkan foto Shi Jiayi, pencetak gol ke gawang Malaysia yang membuat Singapura bermain imbang 1-1 di leg kedua. Foto itu juga memperlihatkan latar belakang spanduk yang dibentangkan fans Malaysia bertuliskan '100 persen Malaysia, Tanpa Orang Asing', dan '100 persen Asli Malaysia', sebagai bentuk sindiran banyaknya pemain naturalisasi di Singapura.

Sedangkan suratkabar Straits Times Singapura memasang foto perayaan tim Singapura di halaman depannya. Foto-foto itu lebih difokuskan kepada pemain naturalisasi asal Inggris, Daniel Bennet, yang mengacungkan tangannya ke udara. Suratkabar ini memasang judul 'Singa Menjinakkan Macan'. Sementara itu, surat kabar Malaysia tidak tampak mengeluarkan pernyataan-pernyataan besar seputar kekalahan tim nasionalnya.

Di dunia maya, suporter kedua tim melanjutkan pertikaian komentar melalui situs youtube maupun forum-forum yang ada dimiliki kedua negara. Seperti pernah diketahui sebelumnya bahwa suporter Malaysia juga pernah beradu komentar dengan suporter Indonesia beberapa waktu lalu.


source : http://andinewblog.blogspot.com/2011/07/suporter-malaysia-dan-singapura-saling.html
Read More

Daftar 9 Film Hollywood Paling Kontroversial

Diposting oleh kilik Kuping

Ketika seorang produser ingin membuat film, tujuannya utamanya tentu saja agar film tersebut laku dijual dan dapat memenuhi serta meluberi pundi-pundi uangnya. Namun entah karena penggarapan yang kurang bagus atau karena hal yang lain, tak sedikit yang justru jeblok di pasaran. Namun demikian, ada sejumlah film yang penggarapan serta temanya menjadi kontroversi, namun tetap laku di pasaran, bahkan meraih penghargaan. Inilah 9 di antaranya yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Da Vinci Code - 2006

Di antara 9 film Hollywood paling kontroversial, inilah film yang paling kontroversial, karena film yang diangkat dari novel karya Dan Brown yang juga kontroversial, Da Vinci Code, membuat marah umat Nasrani di seluruh dunia sehingga syuting dan launchingnya saja didemo. Film ini bertutur tentang pembunuhan terhadap seorang orator museum yang akhirnya mengungkap suatu misteri yang tak bisa diterima umat Nasrani, yakni bahwa Maria Magdalena adalah istri Yesus, dan Yesus punya keturunan. Padahal selama ini umat Kristen meyakini kalau Maria Magdalena tak lebih dari seorang pelacur.

2. A Clockwork Orange - 1971


Karya sutradara Stanley Kubrick ini diangkat dari novel berjudul sama karya Anthony Burgess. Film yang dibintangi Malcolm McDowell dan Patrick Magee ini bercerita tentang Geng Remaja yang hobby melakukan aksi kriminal seperti penganiayaan dan pemerkosaan. Secara tema, film ini menarik, namun penggarapannya mendapatkan kritikan dan kecaman karena adegan-adegan yang ditampilkan dianggap tak layak tayang. Bahkan sutradara film ini sempat diteror akan dibunuh oleh seseorang yang identitasnya hingga kini tak terungkap. Namun demikian, film ini masuk nominasi Oscar, meski The French Connection lah yang berhasil menggondol penghargaan bergengsi di industri perfilman di Hollywood itu.

3. Basic Insting - 1992


Film yang disutradarai Paul Verhoeven ini bercerita tentang seorang detektif yang menyelidiki kasus pembunuhan dengan pemecah es. Film yang dibintangi Michael Douglas dan Sharon Stone ini sukses besar, namun menuai kritik dan kecaman karena film thriller psikologi ini tak hanya mengumbar adegan seks secara vulgar, tapi juga karena kaum gay dan lesbian menganggap, penggambaran tokoh utamanya yang biseksual, dianggap terlalu berlebihan, terutama penggambarannya pada opening film.

4. The Exorcist - 1971


Film horor yang diangkat dari novel karya William Peter Blatty dengan judul yang sama ini dianggap sebagai film horor terbaik sepanjang masa di Hollywood. Namun film tentang gadis kecil yang kerasukan setan ini dikecam habis karena mengumbar dialog yang dianggap kelewat batas. Pasalnya, di antara dialog-dialog tersebut terdapat kata-kata vulgar yang tak layak diucapkan seorang anak, belum lazim digunakan masyarakat Amerika kala itu, dan ada juga kata-kata yang menghujat serta menghina Tuhan dan agama.

5. Aladin - 1992


Film yang disutradarai Ron Clements dan John Musker, serta diangkat dari dongeng klasik Timur Tengah ini menjadi kontroversi karena ada dialog yang dianggap terlalu mendiskreditnya bangsa Arab. Pasalnya, dalam film itu terdapat dialog yang bunyinya demikian; "orang Arab akan memotong telinga Anda, jika mereka tidak seperti wajah Anda." Kecaman antara lain datang dari The American-Arab AntiDiscrimination Committee (Komite Anti-Diskriminasi Amerika-Arab). Akhirnya film ini dirilis ulang setelah dialog tersebut diubah.

6. Brokeback Mountain - 2005


Film yang dibesut sutradara asal China ini, Ang Lee, berhasil menyabet piala Oscar, namun sempat dikritik habis karena meruntuhkan stigma tentang cowboy yang macho dan jantan. Pasalnya, film ini bercerita tentang 2 cowboy homo yang jelas saja jauh dari jantan. Apalagi karena adegan seks kedua tokohnya disajikan cukup vulgar. Selain itu, ketika film dirilis, di Amerika sedang hangat-hangatnya isu persamaan hak untuk kaum gay/lesbian yang pembahasannya hingga di parlemen.

7. JFK - 1991



Film besutan sutradara Oliver Stone ini bercerita tentang pembunuhan Presiden Amerika John F Kennedy. Film ini sukses di pasaran, namun sempat menuai kontroversi, bahkan dicekal pemerintah Amerika karena plotnya dianggap sarat kebohongan. Seperti kita ketahui, hingga kini kasus pembunuhan JFK memang masih misteri dan belum terungkap tuntas, meski pelakunya, Lee Harvey Oswald, telah diadili.

8. Cannibal Holocaust - 1980


Film Karya Ruggero Deodato bercerita tentang 4 mahasiswa yang ingin membuat film dokumenter tentang suku kanibal di Amazon. Begitu film ini diputar perdana di Milan, pengadilan setempat langsung menyitanya, sementara Deodato, sang produser, dijebloskan ke penjara karena pihak berwenang yakin film itu bukan rekaan, dan kematian para tokoh di film tersebut sungguhan. Untung saja para aktor pemeran itu kemudian muncul di TV dan menjelaskan kalau yang tergambar di film itu hanya rekayasa. Mereka adalah aktor-aktor amatiran yang tidak dikenal, dan bersedia diberi honor rendah.

9. Calligula - 1979


Film karya karya Tinto Brass ini bercerita tentang Calligula, kaisar Romawi yang kontroversial. Namun begitu film ini dilaunching, film ini juga menuai kontroversi karena penggarapan film ini sangat vulgar sehingga dikategorikan film XXX alias film porno. Akibatnya, meski biaya pembuatan film ini merupakan yang terbesar dalam sejarah perfilman Hollywood kala itu, namun film ini juga merupakan film yang paling rugi dalam sejarah Hollywood hingga saat ini karena tak bisa tayang bebas di bioskop-bioskop


source : http://www.whooila.com/2011/04/daftar-9-film-hollywood-paling.html
Read More

Waspada Uang Palsu Beredar di Rumah Makan

Diposting oleh kilik Kuping

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar mengimbau masyarakat Jakarta selalu waspada terhadap maraknya peredaraan uang palsu yang diperkirakan marak pada bulan suci Ramadan.

"Uang palsu pada pecahan besar, karena dia cepat. Sedikit keluar banyak untungnya, seperti Rp 50.000 dan Rp 100.000," ujar Baharudin di Jakarta, Sabtu 30 Juli 2011.

Dikatakan Baharudin, perdaraan uang palsu itu biasanya ditemukan di lokasi yang ramai orang seperti rumah makan dan pusat perbelanjaan. Langkah yang bisa diambil polisi, kata Baharidin, yakni meminta kepada masyarakat untuk melarpokan jika mendapatkan uang palsu.

Mengantisipasti terjadi kerugian dalam jumlah yang besar, Baharudin meminta masyarakat bertindak preventif dengan menerapkan proses 3 D (dilihat, diraba, dan diterawang) pada uang yang dimiliki.

"Bank Indonesia sudah mengimbau kepada masyarakat dengan 3D itu. Sehingga pelaku sulit mengedarkan uang palsu di kalau masyarakatnya jeli," jelas Bahar.

Dia menambahkan, menyadari semakin banyaknya sindikat pemalsuan uang tingkat nasional, Mabes Polri sudah bekerjasama dengan Bank Indonesia untuk mewaspadai peredaran uang palsu. kesimpulan : anda harus berwaspada bilamana makan di rumah maka


source : http://ihsan-magazine.blogspot.com/2011/07/waspada-uang-palsu-beredar-di-rumah.html
Read More

Mahasiswa Amikom Bobol Website Polri Ditahan di Mabes, Dilimpahkan Kejari

Diposting oleh kilik Kuping

SLEMAN - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kecolongan. Website korps penegak hukum ini dibobol seorang mahasiswa. Adalah Andi Kurniawan alias Fandiekun, 22, yang diduga melakukan tindakan hacking di website Mabes Polri pada 11 Mei 2011. Kasus itu ditangani langsung Bareskrim Polri Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus. Berkas perkara telah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung dan telah diteruskan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman. “Berkas perkara baru kami terima Rabu (27/7) kemarin berikut tersangka. Saat ini kami masih pelajari berkas ini,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sleman Juniman Hutagaol, kemarin (28/7).

Untuk menindaklanjuti perkara itu, Juniman mengaku telah membentuk tim jaksa. Tim ini ditugaskan secara khusus kasus ini. “Saya beri waktu beberapa hari bagi tim jaksa untuk dipelajari berkas dulu dan secepatnya akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sleman untuk disidangkan,” lanjutnya.

Sesuai berkas perkara pemeriksaan (BAP), nomor BP/21/VII/2011/Dit Tipideksus, mahasiswa jurusan Teknik Informatika, STIMIK Amikom Jogjakarta itu didakwa melakukan pelanggaran pasal 167 ayat (1) KUHP, pasal 50 jo Pasal 22 huruf b UU RI Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi.

Selain itu, Andi juga dijerat dengan pasal 46 ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) jo Pasal 30 ayat (1), ayat (2), dan (3) UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). ”Sejak berkasa perkara dilimpahkan ke Kejari Sleman, tersangka ditahan di Lapas Cebongan. Masa penahanan terhitung sejak 27 Juli hingga 15 Agustus 2011,” terang Juniman
Tersangka asal dusun Ngestirejo, Karanganom, Klaten itu disebut telah melakukan hacking pada server website Polri beralamat www.polri.go.id menggunakan komputer miliknya. Proses hacking dilakukan di tempat kos mahasiswa angkatan 2009 itu di Jalan Madukoro, No 48, Pringgolayan, Condongcatur, Depok, Sleman. Aksi diketahui pada Senin (16/5) setelah seorang anggota menemukan adanya server yang berada di ruang data center Rotekinfo Polri di gedung TNCC lantai IV rusak.

Website yang berisikan informasi tentang Kepolisian Republik Indonesia itu berubah tampilannya. Tampilan website menjadi gambar dua orang yang salah satunya memegang bendera dan bertuliskan kata-kata seruan jihad. ”Atas dugaan tersebut, pelaku lantas ditangkap pada 2 Juni 20011 dengan sura perintah penangkapan Nomor SP. Kap/18/VI/2011/Dit Tipideksus,” paparnya.

Pelaku lantas ditahan di rumah tahanan Bareskrim Polri sejak 3 Juni 2011. Berdasarkan surat direktur Tindak Pidana Ekonomi dan KhususBareskrim Polri, dilakukan perpanjangan masa penahanan kepada kejaksaan Agung RI.
Juniman menjelaskan Pada BAP, tersangka mengaku pernah masuk ke dalam website menggunakan software dengan nama “HAVIJ”. Sofware tersebut didapat dengan mendownload di internet secara gratis. Software itu untuk membantu melihat isi database Polri. ”Dia mengaku melakukan hack sekitar pukul 02.33 dengan menggunakan jaringan local area network yang ada dalam kamar kosnya,” terangnya. (yog)


Read More